Rabu, Oktober 29, 2008

seberkas sinar... (sebuah post lama yg d re-post ^^v)

kala ku sendiri dalam kegelapan malam...

ku lihat seberkas sinar... begitu kecil, namun penuh kehangatan dan harapan...

aku melangkan mendekati sinar itu...

namun..

belum juga ku menjangkaunya, 

perlahan namun pasti cahayanya memudar dan akhirnya padam...

aku pun mulai panik...

baru saja muncul seberkas harapan, namun....

secepat kemunculannya, secepat itu juga ia menghilang...

aku bertanya dalam hati q, apa salah ku

mengapa ia muncul

mengapa ia memberi harapan lalu hilang begitu saja?

ku palingkan wajah ku...

ya... disana...

 ku melihat cahaya itu lagi...

 masih sama seperti yang dulu...

penuh kehangatan dan harapan.... 

namun ketika ku mendekat...

kulihat sesosok badan mengambil dan membawanya pergi... 

entah kemana...

sekali lagi, kegelapan melingkupiku...

jantungku mulai berdetak lebih kencang...

dug dug dug...

bertambah kencang setiap detiknya...

nafas ku pun mulai sesak...

air mata mulai menggenang di kelopak mataku...

kepalaku mulai menunduk...

bulir - bulir air mata yang begitu dingin mulai kurasa membasahi pipiku.. 

terus mengalir ke daguku... 

lalu jatuh di tapak tanganku...

perasaanku semakin tak menentu..

aku pun berkata pada diriku sendiri, 

"Jangan menangis !!! 

kamu gak boleh nangis!!! 

buat apa kamu nangis???? 

itu gak nyelesaiin masalah...!!!"

maka ku tegakkan kembali kepalaku...

aku pun berteriak... 


aaaarrrrrrrrggggggggggg......!!!!!!!!!!!!!!

sekali... 

aaaarrrrrrrrggggggggggg......!!!!!!!!!!!!!!

dua kali... 

aaaarrrrrrrrggggggggggg......!!!!!!!!!!!!!!

tiga kali... 

aaaarrrrrrrrggggggggggg......!!!!!!!!!!!!!!

empat kali... 

aaaarrrrrrrrggggggggggg......!!!!!!!!!!!!!!

lima kali...


kelegaan mulai melingkupiku... 

akal sehat ku seakan terbangun dari tidur panjangnya... 

keberanian ku mulai timbul... 

semangat baru mulai menghampiri ku... 

ku rasakan ada kelegaan luar biasa di dalam dada ku...

maka arah kan pandangan ku ke atas...

 dan ku berdoa dalam hati ku... 


"Bapa aku butuh tuntunan Mu... mampukan ku mengatasi rasa ini..."

beban dipundakku itu pun lepas...

kini aku bisa melompat dan menari dengan bebas... 

kini aku LEPAS!!!!! 

saat itu ku sadari, Bapa ku sudah menyiapkan bagi ku sebuah cahaya lainnya....

sebuah cahaya yang jauh lebih terang.... 

jauh lebih megah.... 

jauh lebih hangat... 

dan yang pasti cahaya itu tidak akan pernah pudar apa lagi padam... 

ketika itu baru ku sadari...

itu lah cahaya hidup ku yang sebenarnya...

maka ku ucapkan...

"Terima kasih Bapa ku yang baik..."

Tidak ada komentar: